Tentara banyak tantangan, polisi banyak tentengan

Written By Gpnkoe on Monday, April 1, 2013 | 9:35 AM


Kasus penembakan empat orang tahanan di Lapas Klas II Cebongan, Sleman, DIY diduga hanya sebuah rekayasa yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab, untuk menghancurkan TNI. Dugaan pelaku yang mengarah ke personel Kopassus juga dinilai tidak berdasar.

"Saya khawatir masyarakat akan menjadi semakin benci sama kita. Saya tegaskan, Kopassus itu satu peluru satu nyawa, enggak mungkin cuma berondong peluru untuk empat orang tanpa senjata," kata Mayjen (Purn) TNI AD Syamsu Djalal saat diskusi kasus penembakan di Cebongan, di Poenam Coffee, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (1/4).

Karena itu, Syamsu mendesak Polri segera mengungkap dan menangkap pelaku kasus penembakan tersebut. Dia menilai, kalau kasus ini semakin berlarut, maka satu-satunya pihak yang dirugikan adalah TNI.

"Polisi kerjanya sekarang apa dalam masalah ini? Kasusnya sampai mana sekarang? Jangan seakan-akan melimpahkan kita kepada masyarakat, bahwa ini tuduhan ke TNI semata," terangnya.

Sambil bercanda, Syamsu membandingkan kondisi TNI dengan Polri saat ini. Menurutnya, kondisi kedua instansi penjaga kemanan negara itu berbanding terbalik.

"Kalau TNI punya banyak tantangan, kalau Polri punya banyak tentengan," ungkapnya sambil tertawa.

Dugaan pelaku adalah anggota Kopassus juga dinilai prematur. Sebab, selain memiliki kemampuan satu peluru satu nyawa, prajurit Kopassus juga dilatih membunuh menggunakan tangan kosong.

"Saya yakin itu bukan Kopassus. Saya tambahkan lagi, pasukan khusus itu bisa membunuh tanpa senjata karena mereka bisa dilatih seperti itu," terangnya.

Sumber: Suaramerdeka
9:35 AM | 0 comments | Read More

Wiranto: Satu hari saya ungkap penyerang Lapas Sleman


Ketua Umum Partai Hanura Wiranto mengkritik penegak hukum yang dinilai tidak serius mengungkap kasus penembakan di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Padahal, dengan sejumlah bukti yang dimiliki tak perlu waktu lama buat menangkap pelaku.

"Serahkan sama saya, satu hari saya ungkap pelakunya," kata Wiranto di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, Rabu (27/3).

Menurut Wiranto, seharusnya pelaku bisa langsung ditangkap pada hari yang sama tanpa harus menunggu penyelidikan yang begitu panjang. Saat ini, lanjutnya, justru terkesan ada upaya untuk menutup-nutupi kasusnya.

"Ini masalahnya mau apa tidak mau, bukan bisa apa tidak bisa," ujar purnawirawan jenderal itu.

Mantan Menhankam/Pangab ini menegaskan siapapun pemimpin harusnya berani dalam mengungkap kasus ini. "Kuncinya adalah kejujuran," pungkasnya.

Sebelumnya, 4 Tahanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta tewas ditembak belasan orang bercadar. Kejadian itu juga melukai dua orang penjaga lapas yang sedang bertugas.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 00.15 sampai pukul 01.30 WIB, Sabtu (23/3). Pelaku menembak dengan senapan serbu jenis AK47 dan 1 pistol FN.

Sumber: Suara merdeka
9:34 AM | 0 comments | Read More

Ketegasan Soekarno dan pesawat Rusia

Written By Gpnkoe on Sunday, October 14, 2012 | 4:40 AM

Saat umur republik baru belasan tahun, Indonesia sudah memiliki pesawat kepresidenan. Pesawat yang dipakai Presiden Soekarno awal 60-an adalah Ilyushin Il-18 buatan Uni Soviet.

Pesawat ini adalah pemberian dari pemerintah Uni Soviet atau kini Rusia. Di dalam negeri, pesawat yang selalu membawa Bung Karno ke seluruh Nusantara ini, kemudian diberi nama Dolok Martimbang.

Sebelum menggunakan pesawat Rusia itu, Soekarno pernah punya masalah soal burung terbang dengan negeri Lenin itu. Pernah suatu saat Soekarno berencana mengunjungi Soviet dengan menggunakan pesawat PanAm jenis DC-8 buatan Amerika Serikat, musuh Soviet dalam perang dingin.

Rencana itu jelas membuat pemimpin Soviet Nikita Kruschev keberatan. Pemerintah Soviet saat itu langsung mengajukan usul akan menjemput sang proklamator di Jakarta menggunakan pesawat Soviet yang lebih megah, yakni Ilyushin L.111.

Bukan Soekarno namanya kalau mau didikte asing. Alih-alih luluh dengan bujukan Sang Kamerad, Bung Karno malah mengancam akan membatalkan kunjungannya ke Negeri Beruang Merah itu. Maklum, saat itu republik memang sedang jadi rebutan antara Blok Timur yang dipimpin Soviet dan Blok Barat yang dipimpin AS.

Akhirnya Soviet pun mengalah. Akan tetapi, Soviet tidak mau kehilangan akal. Mereka tetap tidak mau terlihat ada pesawat buatan kapitalis yang mendarat di negeri komunis itu. Alhasil, saat PanAm DC-8 yang ditumpangi Soekarno mendarat di Bandara Moskow, petugas Air Traffic Controller langsung mengarahkan pesawat parkir tepat di antara dua pesawat terbang raksasa negara itu. Jadilah pesawat PanAm itu tampak kecil diapit oleh Ilyushin L.111.

Setelah itu, Kruschev yang menjemput Bung Karno di lapangan terbang, masih menyindir, "Hai, Bung Karno! Itukah pesawat kapitalis yang engkau senangi? Lihatlah, tidakkah pesawat-pesawatku lebih perkasa?"

Mendengar ucapan pengganti Stalin itu, Bung Karno hanya tersenyum lebar dan menjawab, "Kamerad Kruschev, memang benar pesawatmu kelihatan jauh lebih besar dan gagah, tetapi saya merasa lebih comfortable dalam pesawat PanAm yang lebih kecil itu."

Ketegasan Soekarno membuat Kruschev makin kagum pada sosok pemimpin yang sudah kondang ke seantero dunia tersebut. Di kemudian hari, lobi yang dilakukan Soekarno bahkan sukses mendatangkan berbagai peralatan tempur dari Soviet untuk memperkuat TNI. Berkat aneka persenjataan Soviet itu, kekuatan militer RI saat itu menjadi salah satu yang terkuat di Asia Selatan.

Cerita Bung Karno soal pesawat Soviet ini seakan membantah anggapan Barat bahwa pemimpin besar revolusi tunduk oleh kekuatan kiri. Sikap Bung Karno yang tidak mau tunduk dalam hal kecil (pesawat), semakin menegaskan sikap republik yang memilih jalan nonblok. Bagaimana dengan pemimpin sekarang? (Dari berbagai sumber)
4:40 AM | 0 comments | Read More

6 Kepala negara sahabat dekat Presiden Soekarno


Tanggal 9 Oktober kemarin, tepat 45 tahun Che Guevara ditembak mati tentara Bolivia. Che adalah seorang sahabat Presiden Soekarno.

Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, diakui sebagai salah satu pemimpin yang berpengaruh di dunia. Soekarno bergaul akrab dengan para pemimpin dunia lainnya. Dia selalu percaya diri walau menghadapi para pemimpin dari negara yang jauh lebih maju.

Soekarno dikenal sebagai pemimpin yang kharismatik, supel dan penuh canda. Dia juga dikenal sangat menghormati wanita. Tak heran, banyak wanita terpesona sikapnya yang gentleman.

Teman akrab Soekarno tak hanya dari negara berkembang. Dia pun akrab dengan Presiden Amerika Serikat dan Uni Soviet. Walau lebih condong pada negara-negara sosialis, Soekarno dan Presiden AS John F Kennedy nyatanya bersahabat dekat.

Soekarno tak pernah pilih-pilih teman dalam pergaulan di dunia internasional. Jika membantu Indonesia dan menghargai revolusi, pasti cocok dengan Soekarno.

Berikut para pemimpin dunia yang menjadi sahabat Soekarno.
4:37 AM | 0 comments | Read More

Soekarno pernah menikmati Ilyushin

Tidak bisa dipungkiri, sejarah Indonesia pada era Presiden Soekarno tidak bisa lepas dari konteks perang dingin. Persaingan Blok Barat dan Blok Timur saat itu bahkan ikut mempengaruhi kebijakan republik dalam dunia penerbangan.

Awal 1960-an, setelah menegaskan menjadi negara nonblok, republik di bawah Soekarno tetap mesra dengan AS dan Uni Soviet sekaligus. Hubungan kiri kanan oke ini juga yang membuat republik bisa menikmati produk-produk penerbangan dari dua negara pentolan di masing-masing blok itu.

Soekarno pernah menikmati Ilyushin Il-18 produksi Uni Soviet, sekaligus Boeing 707 buatan perusahaan AS, sebagai pesawat kepresidenan. Ilyushin Il-18 adalah pesawat pemberian Soviet atau kini Rusia. Di dalam negeri, pesawat yang selalu membawa Bung Karno ke seluruh Nusantara ini, kemudian diberi nama Dolok Martimbang.

Karena kedekatannya dengan AS, Soekarno juga memakai Boeing 737 tak lama setelah Presiden AS John F Kennedy memakai jenis yang sama. Bahkan saat berkunjung ke Washington pada 1961, Soekarno pernah diberi hadiah sebuah Holikopter Sikorsky oleh Kennedy. Helikopter inilah yang kerap dipakai Bung Karno ketika berkunjung ke Istana Bogor setiap akhir pekan.

Ada cerita menarik soal Soekarno di antara pesawat Soviet dan AS. Pernah suatu saat rencana Soekarno berkunjung ke Soviet dengan pesawat PanAm DC-8 buatan AS ditentang pemimpin negara komunis itu, Nikita Kruschev.

Demi menghindari pesawat AS mendarat di Moskow, sempat ada tawaran dari Kruschev agar Soekarno dijemput dengan menggunakan pesawat yang lebih megah, Ilyushin L.111. Namun hal itu ditolak oleh Soekarno.

Akhirnya Soviet mengalah. Alhasil, saat PanAm DC-8 yang ditumpangi Soekarno mendarat di Bandara Moskow, petugas Air Traffic Controller langsung mengarahkan pesawat parkir tepat di antara dua pesawat terbang raksasa negara itu. Jadilah pesawat PanAm itu tampak kecil diapit oleh Ilyushin L.111.

"Hai, Bung Karno! Itukah pesawat kapitalis yang engkau senangi? Lihatlah, tidakkah pesawat-pesawatku lebih perkasa?" kata Kruschev yang menjemput Bung Karno di lapangan terbang.

Mendengar ucapan pemimpin pengganti Stalin itu, Bung Karno hanya tersenyum lebar dan menjawab, "Kamerad Kruschev, memang benar pesawatmu kelihatan jauh lebih besar dan gagah, tetapi saya merasa lebih comfortable dalam pesawat PanAm yang lebih kecil itu."

Dua pesawat pernah dihadiahkan oleh Soviet dan AS kepada Soekarno yang memilih tetap di tengah. Namun, keadaan berubah ketika pada 1965 hubungan sang proklamator dengan AS semakin memburuk. Tak lama kekuasaannya pun terdongkel dan berganti Orde Baru. Selama zaman Soeharto, dunia penerbangan republik hanya didominasi Amerika.
4:35 AM | 0 comments | Read More

Juru kunci amanah emas Soekarno

Banyak orang yang mengaku dititipi harta karun Soekarno. Mereka mengaku menjadi juru kunci emas batangan bernilai triliunan rupiah itu. Tak hanya orang Indonesia, bule asal eropa pun mengaku menjadi juru kunci emas milik Soekarno.

Tahun 2011 lalu, seorang kakek bernama Zakaria Sukaria Pota mengaku memiliki sejumlah emas batangan dan surat berharga kekayaan Republik Indonesia. Benda berharga itu tersimpan di sebuah bank di Swiss. Zakaria juga menunjukkan pisau emas dan beberapa emas batangan. Dia juga menunjukkan sebuah tongkat komando. Menurutnya, tongkat komando itu milik Soekarno.

Beberapa tahun belakangan, Seseorang yang mengaku bernama Soenuso Goroyo Soekarno juga mengaku sebagai satria piningit. Pria yang tinggal di Bogor ini mengaku memiliki emas batangan peninggalan Soekarno. Soenuso menunjukkan sejumlah batangan emas.

Tapi sama seperti yang sebelum-sebelumnya, keduanya dinilai hanya mengaku-aku saja. Tidak ada perkembangan lebih lanjut dari klaim keduanya.

Di luar negeri, seorang bule asal Selandia baru, James Lindon Graham, malah lebih parah. Graham yang dikenal sebagai penipu ulung ini mengaku sebagai anak angkat Soekarno. Graham mengklaim dia memiliki akses untuk membuka deposito Republik Indonesia yang bernilai triliunan. Dia juga memiliki akses pada emas batangan keluarga Soekarno yang jumlahnya fantastis.

Pengakuan Graham ini memikat para investor. Mereka pun mempercayakan uangnya pada Graham. Namun ucapan Graham rupanya bualan belaka. Pria 68 tahun ini akhirnya ditangkap dan diadili untuk 99 kasus penipuan. Nilai penipuannya cukup fantastis USD 1,6 juta atau sekitar Rp 15 miliar.

Walau sudah banyak fakta yang menunjukkan harta karun Soekarno ini cuma isapan jempol, masih banyak orang tergiur. Cara yang ilmiah dengan menggali sumber sejarah maupun cara nyeleneh lewat dukun atau hal gaib, terus dilakukan. Belum ada yang berhasil, sampai sekarang
4:30 AM | 5 comments | Read More

Keterlibatan Amerika Serikat dlm grakan PKI

Written By Gpnkoe on Sunday, December 18, 2011 | 3:46 AM

Joseph Lazarsky, wakil kepala CIA di Jakarta, mengatakan bahwa konfirmasi pembantaian datang langsung dari markas Soeharto. 'Kami memperoleh laporan yang jelas di Jakarta mengenai siapa-siapa saja yang harus ditangkap,' kata Lazarsky. 'Angkatan bersenjata memiliki "daftar tembak" yang berisi sekitar 4,000 sampai 5,000 orang. Mereka tidak memiliki cukup tentara untuk membinasakan mereka semua, dan beberapa orang cukup berharga untuk diinterogasi. Infrastruktur milik PKI dengan cepat dilumpuhkan. Kami tahu apa yang mereka lakukan... Soeharto dan para penasehatnya mengatakan, jika kamu membiarkan mereka hidup, kamu harus memberi mereka makan.'

Duta Besar Amerika di Jakarta adalah Marshall Green, yang dikenal di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat sebagai 'ahli kudeta'. Green telah tiba di Jakarta hanya beberapa bulan sebelumnya, membawa serta reputasi karena telah mendukung penggulingan diktator Korea Syngman Rhee, yang telah keluar bersama Amerika. Ketika pembantaian berlangsung di Indonesia, manual mengenai pengorganisasian pelajar, yang ditulis dalam bahasa Inggris dan bahasa Korea, disebarkan oleh kedutaan Amerika Serikat ke Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI).Amerika Serikat juga secara langsung mendanai mereka yang berpartisipasi dalam penindasan terhadap orang-orang komunis. Pada tanggal 2 Desember 1965, Green mendukung rencana untuk menyediakan lima puluh juta rupiah untuk apa yang disebutnya sebagai "gerakan Kap-Gestapu," yang dia gambarkan sebagai "kelompok aksi sipi tapi terilhami tentara" yang "membawa beban upaya represif yang ditujukan kepada PKI, terutama di Jawa Tengah." Green tidak menyebutkan fakta bahwa "upaya represif saat ini" terhadap PKI di Jawa Tengah meliputi, menurut Konsulat Amerika Serikat di Medan, usaha untuk "membasmi semua orang PKI". Apakah dia menyadari fakta ini atau tidak, agak diragukan, karena ia sendiri mencatat bahwa Kedutaan Besar Amerika Serikat memiliki akses ke "laporan intelijen substansial" mengenai kegiatan Kap-Gestapu, kegiatan yang ia yakinkan pada Departemen Luar Negeri sebagai kegiatan yang "sepenuhnya sejalan dengan dan dikoordinasikan oleh tentara" dan yang ia puji sebagai kegiatan yang "sangat sukses".

Selain itu, Amerika Serikat memasok peralatan logistik penting pada jenderal-jenderal Indonesia. Para jenderal memintanya melalui penghubung yang ditunjuk di Bangkok, Thailand. Dukungan itu datang terutama dalam bentuk alat komunikasi taktis dengan tujuan menghubungkan Jakarta dengan pasukan militer yang melaksanakan penindasan terhadap PKI di Sumatra, Jawa dan Sulawesi.Amerika Serikat juga menyediakan "senjata" yang berasal dari Amerika Serikat maupun yang bukan dari Amerika Serikat, yang secara khusus merupakan permintaan untuk "mempersenjatai pemuda Muslim dan Nasionalis di Jawa Tengah untuk digunakan melawan PKI".Kawat diplomatik menunjukkan bahwa senjata-senjata ini adalah senjata ringan, digunakan untuk membunuh dari jarak dekat. Brad Simpson, Asisten Profesor Sejarah dan Studi Internasional di Princeton University dan direktur Proyek Dokumentasi Indonesia/Timor Timur di George Washington University, menyatakan bahwa "Amerika Serikat terlibat langsung sejauh bahwa mereka menyediakan bantuan kepada Angkatan Bersenjata Indonesia yang mereka berikan untuk membantu memfasilitasi pembunuhan massal."

Pada tanggal 5 Oktober 1965, Green mengirim telegram ke Washington mengenai bagaimana Amerika Serikat dapat 'membentuk perkembangan untuk keuntungan kita'. Rencananya adalah untuk memperburuk nama PKI dan 'pelindung' nya, Soekarno. Propaganda ini harus didasarkan pada '(penyebaran) kisah pengkhianatan, kesalahan, dan kebrutalan PKI'. Pada puncak pertumpahan darah, Green meyakinkan Jenderal Soeharto: 'Amerika Serikat umumnya bersimpati dan mengagumi apa yang sedang dilakukan oleh angkatan bersenjata.'Adapun mengenai jumlah korban, Howard Federspiel, ahli Indonesia di Biro Intelijen dan Penelitian Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada tahun tahun 1965, mengatakan, 'Tidak ada yang peduli, selama mereka adalah komunis, mereka harus dibantai. Tidak ada yang merasa perlu melakukan sesuatu mengenai hal itu
3:46 AM | 0 comments | Read More

Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan partai komunis terbesar ketiga di dunia.

Partai Komunis Indonesia (PKI) merupakan partai komunis terbesar ketiga di dunia. Kadernya berjumlah sekitar 300.000, sementara anggotanya diperkirakan sebanyak dua juta orang. Selain itu PKI juga mengatur serikat-serikat buruh.

Dukungan terhadap kepresidenan Soekarno bergantung pada koalisi "Nasakom" antara militer, kelompok agama, dan komunis. Perkembangan pengaruh dan kemilitanan PKI, serta dukungan Soekarno terhadap partai tersebut, menumbuhkan kekhawatiran pada kelompok Muslim dan militer. Ketegangan mulai menyelimuti perpolitikan Indonesia pada awal dan pertengahan tahun 1960-an.Upaya PKI untuk mempercepat reformasi tanah menggusarkan tuan-tuan tanah dan mengancam posisi sosial para kyai.

Pada sore tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965, enam jenderal dibunuh oleh kelompok yang menyebut diri mereka Gerakan 30 September. Maka pemimpin-pemimpin utama militer Indonesia tewas atau hilang, sehingga Soeharto mengambil alih kekuasaan angkatan bersenjata. Pada 2 Oktober, ia mengendalikan ibu kota dan mengumumkan bahwa upaya kudeta telah gagal. Angkatan bersenjata menuduh PKI sebagai dalang peristiwa tersebut.Pada tanggal 5 Oktober, jenderal-jenderal yang tewas dimakamkan. Propaganda militer mulai disebarkan, dan menyerukan pembersihan di seluruh negeri. Propaganda ini berhasil meyakinkan orang-orang Indonesia dan pemerhati internasional bahwa dalang dari semua peristiwa ini adalah PKI. Penyangkalan PKI sama sekali tidak berpengaruh. Maka ketegangan dan kebencian yang terpendam selama bertahun-tahun pun meledak.
3:39 AM | 0 comments | Read More

Pembantaian di Indonesia 1965–1966

Pembantaian di Indonesia 1965–1966 adalah peristiwa pembantaian terhadap orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada masa setelah terjadinya Gerakan 30 September di Indonesia. Diperkirakan lebih dari setengah juta orang dibantai dan lebih dari satu juta orang dipenjara dalam peristiwa tersebut. Pembersihan ini merupakan peristiwa penting dalam masa transisi ke Orde Baru: Partai Komunis Indonesia (PKI) dihancurkan, pergolakan mengakibatkan jatuhnya presiden Soekarno, dan kekuasaan selanjutnya diserahkan kepada Soeharto.

Kudeta yang gagal menimbulkan kebencian terhadap komunis karena kesalahan dituduhkan kepada PKI. Komunisme dibersihkan dari kehidupan politik, sosial, dan militer, dan PKI dinyatakan sebagai partai terlarang. Pembantaian dimulai pada Oktober 1965 dan memuncak selama sisa tahun sebelum akhirnya mereda pada awal tahun 1966. Pembersihan dimulai dari ibu kota Jakarta, yang kemudian menyebar ke Jawa Tengah dan Timur, lalu Bali. Ribuan vigilante (orang yang menegakkan hukum dengan caranya sendiri) dan tentara angkatan darat menangkap dan membunuh orang-orang yang dituduh sebagai anggota PKI. Meskipun pembantaian terjadi di seluruh Indonesia, namun pembantaian terburuk terjadi di benteng-benteng PKI di Jawa Tengah, Timur, Bali, dan Sumatra Utara.

Usaha Soekarno yang ingin menyeimbangkan nasionalisme, agama, dan komunisme melalui Nasakom telah usai. Pilar pendukung utamanya, PKI, telah secara efektif dilenyapkan oleh dua pilar lainnya-militer dan Islam politis; dan militer berada pada jalan menuju kekuasaan. Pada Maret 1967, Soekarno dicopot dari kekuasaannya oleh Parlemen Sementara, dan Soeharto menjadi Presiden Sementara. Pada Maret 1968 Soeharto secara resmi terpilih menjadi presiden.

Pembantaian ini hampir tidak pernah disebutkan dalam buku sejarah Indonesia, dan hanya memperoleh sedikit perhatian dari orang Indonesia maupun warga internasional. Penjelasan memuaskan untuk kekejamannya telah menarik perhatian para ahli dari berbagai prespektif ideologis. Kemungkinan adanya pergolakan serupa dianggap sebagai faktor dalam konservatisme politik "Orde Baru" dan kontrol ketat terhadap sistem politik. Kewaspadaan terhadap ancaman komunis menjadi ciri dari masa kepresidenan Soeharto. Di Barat, pembantaian dan pembersihan ini digambarkan sebagai kemenangan atas komunisme pada Perang Dingin.
3:35 AM | 1 comments | Read More

Kronologis Asset Amanah Soekarno

Written By Gpnkoe on Tuesday, March 1, 2011 | 12:41 AM

Pada awal abad 17 Asset raja-raja nusantara dan kesultan Seperti Cirebon, Galuh Pakuan, Banten, Deli, Riau, Kutai, Makasar, Bone, Goa, Luwut,Ternate, dll. Dalam Nilai Ratusan Trilyun USD dalam bentuk emas,logam mulia,berlian,dsb diSimpan di Bank Zuchrigh – Jerman. Karena pada saat itu Jerman adalah negara makmur & menguasai dunia serta bank tersebut adalah salah satu bank yg tertua di dunia.

Pada Tahun 1620 Nusantara di JAJAH BELANDA selama 3,5'Abad. Bagi Kesultanan dan kerjaan-kerjaan Nusantara yang melawan Belanda, DATA Administrasi HARTA yang ada di Bank Zuchrigh di bumi hanguskan, Hanya bagi Kerajaan Amangkurat I tetap memiliki data yang utuh karena amangkurat I berpihak terhadap belanda.Salah satu bukti Amangkurat I berpihak tehadap belanda :
  •      Pangeran Girilaya - Raja Cirebon II selaku menantu dari Raja Amangkurat I, atas tipuan - Undangan Makan - ternyata Raja Cirebon II beserta kedua putranya yg berumur 11 & 9 thn ditahan selama 10 tahun hingga wafatnya Raja Cirebon II. Atas wafatnya Raja Cirebon II, Sultan TRUNUJOYO diutus untuk menjemput kedua putra mahkota tersebut untuk menggantikan tahta Kerajaan Cirebon. dengan melalui peperangan, akhirnya Trunojoya berhasil membawa Putra Mahkota yg kedua/adiknya. Sedangkan Putra Mahkota yg pertama/kakaknya,diamankan oleh paman dr Ibunya ke Gn.Lawu. Hingga akhirnya berdiri Kerajaan Cirebon menjadi dua kesultanan,yaitu; Kanoman dan Kasepuhan.

Pada tahun 1939 AS Setting "Bung Karno" untuk menata Asset raja-raja Nusantara dan Pengalihan HAK atas nama Pribadi Bung Karno,Penyerahan hibah Rekayasa di lakukan oleh raja Solo dan jogja yang mengatas namakn raja-raja nusantara,Sedangkan Asset kedua raja tersebut yaitu jogja dan solo utuh tidak di hibahkan kepada Bung Karno.
Sedangkan hak ahli waris Raja-raja Nusantara dan kesultanan nusantara sepesrpun nihil tidak menerima hak waris ataupun royalti berbeda dengan solo dan jogja.

Pada tahun 1944 berdirilah Bank Dunia atas dasar coletral asset raja-raja nusantara.Bank Dunia memberikan pinjaman ke 40 negara.Maka semenjak itu AS semakin kuat untuk mencetak uang dan susun strategi persenjataan untuk mengusai dunia

Pada tahun 1945 PD II jepang menyerahkan terhadap rakyat Nusantara Beberapa fakta kalau Bungkarno bersekutu dengan AS
  • Bung Karno dalam salah satu pidatonya pernah berkata "..kalau Jepang tidak memberikan kemerdekaan kepada kita,maka saya akan minta AS utk mem-bom Jepang.."
  • Bung Karno diangkat Jadi KETUA PBB, Bukankah pada Waktu itu orang Asing Banyak yang Lebih Pintar dari Bung Karno? "TDK ANEH LGI". Karena Bungkarno sangat berperan atas Berdirinya Bank Dunia Sampai saat ini,tidak ada jabatan Ketua PBB selain Bung Karno,yang ada hanyalah SEKJEN.

Pada tahun 1945 Indonesia merdeka Untuk membangun  Negara kalau saja  Bung Karno Tidak ambisius Seharusnya Kumpulkn ahli waris kesultanan-kesultanan dan kerajaan-kerajaan Nusantara.Untuk memberi tahu Kalau Buyut-buyutnya (Raja Nusantara) pada Abd.17'menyimpn harta di Bank Juchrigh-Jerman. Kenapa Bung Karno BUNGKAM?.? Atau di Bungkam!!!

Diatara Tahun 1950 - 1953, Bung Karno memberikan PELIMPAHAN COLETERAL kepada Kolega & Keluarganya, yg berasal dari Asset Raja-raja Nusantara yang dihibahkan atas nama pribadi Bung Karno.

Pada tahun 1954  sebagian sisa Dana Koleteral tersebut dibagikan dalam bentuk AMANAH kpd 73 org Tokoh Negara & Ulama, Karena Ada Kpentingan POLITIK PRAKTIS. Tahun 1955 Pemilu Pertama, Bung Karno diangkat Presiden "SEUMUR HIDUP"

Penerima PELIMPAHAN COLETERAL mendapatkan Royalti, namun pemegang AMANAH Tidak mendapatkan Royalti. Siapakah yang Nikmati Royalti atas Dana Coleteral dari Bank Dunia? Siapa Lagi Kalau Bukan Colega & Kelurgnya.

Mengapa BK Keluar dr PBB & Pidatonya antara Th 1959 s/d 1963, Ber-API2 ANTI IMPERIALIS, ANTI NEKOLIM..! Krn ColetraLnya TERNYATA TIDAK BISa DICAIRKAN & DIGUNAKAN UNTUK PEMBANGUNAN NKRI sesuai dgn REPELITA yang telah diprogram.

AS berkepentingan untuk membungkam Bung Karno,selain karena alasan Dana Coleteral tersebut, juga karena Bung Karno membentuk POROS SEGITIGA.
Selanjutnya melalui KONSPIRASI & tipu daya,AS bertindak sebagai DALANG atas lengsernya Bung Karno.

Tiga orang Jendral (yang terlibat dlm gerakan BAWAH TANAH buatan AS) datang & menodongkan senjata kepada Bung Karno untuk Menandatangani SUPERSEMAR.

Kemudian isi Supersemar di-UBAH (dipalsukan) & diserahkan kepada Soeharto. Soeharto tdk mengetahui tentang PEMALSUAN Supersemar tersebut & menjalankan Supersemar dngn baik. Soeharto baru mengetahui hal pemalsuan Supersemar Sekitar tahun 1980an. Namun sudah terlambat & SEJARAH sudah terlanjur dituliskan.

Soekarno lengser dan Soeharto menjabat sebagai Presiden RI.

Sekitar Th. 1995, 7 orang pemegang SURAT AMANAH dari Soekarno, menghadap Soeharto agar Pemerintah dapat menggunakan Dana Coletral tersebut untuk pembangunan RI.

Dengan harapan Dana Coletral tsbt (yg ada di Bank Dunia) dapat digunakan untuk Jaminan Cetak Uang. Soeharto mengajukan ijin untuk pencetakan IDR atas Jaminan Dana Coletral tsbt.

Dilakukan Sidang Moneter Internasional, dngn salah satu agenda untuk membahas rencana pencetakan IDR oleh pemerintah RI. 10-negara menolak utk memberikan ijin (termasuk AS & sekutunya),sisanya mengijinkan. Atas dasar voting,maka pemerintah RI diijinkan utk mencetak uang sebesar "Rp. 20.000 trilyun" dngn jaminan 5 Coletral (Salah satu Coletral tsb adalah milik Kerajaan Cirebon sebesar 13.000 trilyun)

AS tdk memberikan ijin,krn khawatir Soeharto akan membangkitkan DUNIA ISLAM. Karena Tahun 1987 Yayasan Amal BaktiMuslimPancasila Sudah mulai merintis & menggalakkan bantuan utk pembangunan masjid di sluruh Indonesia. Mbak Tutut sudah mulai memakai kerudung & dianggap sbg simbol kebangkitan dunia Islam.

Pencetakan uang dilakukan di Jerman & Israel (pemenang tender adalah Australia). Disisi lain AS & sekutunya mulai melakukan KONSPIRASI untuk merusak stabilitas Ekonomi Internasional.

Maret 1997, secara bertahap IDR sdh mulai masuk ke Indonesia (masih berstatus atas nama Amanah yg ditempatkan di luar gudang BI). Baru sekitar 9% IDR tersebut yang diregristasi oleh BI,terjadilah KRISIS MONETER karenaGeorge Soros melakukan transaksi PEMBELIAN RUPIAH secara besar2an yang dibayar dgn USD. IDR dicetak dalam cetakan uang plastik pecahan Rp.100.000,- tahun cetakan 1997.

Pak HArto berencana dlm periode 1998 ? 2003, TrySutrisno menjabat sebagai Wakil Presiden. Thn 2000 Pak Harto membuat pondasi sbgai landasan kuat dlm pembanguna tinggal landas utk take off menuju ADIL & MAKMUR.
Thn 2002 Pak Harto berencana utk mengundurkan diri & dilanjutkan oleh wakilnya Try Sutrisno sbgai presiden.

AS semakin gencar melakukan konspirasi,sadar ataupun tdk sadar banyak unsur masyarakat yg sdh masuk dalam TIPU DAYA & skenario AS.
  • Banyak mahasiswa, rakyat yg merasa idealis & menuntut lengsernya Soeharto. Namun sesungguhnya mrk tidak sadar bahwa ini semua adalah skenario AS utk menurunkan Soeharto.
  • Beberapa Tokoh Boneka Politik bentukan AS, yaitu 4 org yg dikenal dgn sebutan "SMAG"
  • Terjadinya KERUSUHAN MEI,yg dikoordinir oleh seorang tokoh pemuda atas cetakan SMAG.
Soeharto lengser & BJ Habibie menjabat Sebagai presiden RI.
Semua IDR pada akhirnya smp di Indonesia, Pak Harto memerintahkan 49org JENDERAL (7org Jenderal Bintang-4 & 42org Jenderal Bintang-2) Untuk mengamankan gudang2 IDR yg masih bersatus atas nama Amanah.

BJ Habibie dipolitisir oleh AS untuk realisasi Referendum di TimTim, dngn janji apabila terlaksana dngn 'JUJUR & ADIL' maka Habibie akan didukung untuk menjabat Sebagai Presiden RI utk selanjutnya.

Habibie diTIPU MENTAH2 oleh AS & sekutunya. Hasil jajak pendapat diMANIPULASI (yg dihitung di Gd.Putih-AS,tdk dihitung di lapangan) & berujung pada lepasnya TimorTimur dr NKRI. Itulah jatuhnya Habibie dampak tertipu politik praktis. Karena Habibie sejatinya bukan org misi AS, melainkan Habibie adalah Jerman-isme.

Rapuhnya Pemerintahan RI & sebagian besar Tokoh-tokoh Negara terlibat dlam dosa "KERUSUHAN MEI". AS PEGANG KARTU Tokoh2 Negara tsbt, lalu leluasa untuk MENDIKTE pemerintah. Boleh dikata,semenjak itu PEMERINTAHAN hanya menjadi boneka AS & tidak mampu utk lepas dari cengkraman AS.

Kebenaran ini dituliskan bukan untuk menyudutkan PIHAK2 TERTENTU, namun utk MENEGAKKAN SEBUAH KEBENARAN.

Bangsa Indonesia sangat beruntung telah memiliki 2 orang PUTRA TERBAIKNYA yaitu SOEKARNO & SOEHARTO.

Atas Cronologis Harta Amanah SOEKARNO tersebut  pada Prinsipnya Kepada para PEMEGANG AMANAH & penerima PELIMPAHA COLETERAL, perlu untuk Menyadari Bahwa Pelaksanaan HIBAH ASET RAJA NUSANTARA, Kepada Pribadi Bung Karno adalah "CACAD HUKUM"

Sebelum jauh anda melangkah menelusuri gunung-gunung,daerah-daerah,kota,pesantren dll Mencari sesepuh pemegang Amanah yang benar dan tidak terjerumus dalam kehancuran karena ketemu yang ngaku sesepuh amanah,Akan lebih Baik Anda Buka al-qur’an Surat al-anfaal ayat satu sampai dengan ayat Empat

يَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلۡأَنفَالِ‌ۖ قُلِ ٱلۡأَنفَالُ لِلَّهِ وَٱلرَّسُولِ‌ۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَأَصۡلِحُواْ ذَاتَ بَيۡنِڪُمۡ‌ۖ وَأَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُ ۥۤ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ (١) إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُہُمۡ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡہِمۡ ءَايَـٰتُهُ ۥ زَادَتۡہُمۡ إِيمَـٰنً۬ا وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ (٢) ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ (٣) أُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ حَقًّ۬ا‌ۚ لَّهُمۡ دَرَجَـٰتٌ عِندَ رَبِّهِمۡ وَمَغۡفِرَةٌ۬ وَرِزۡقٌ۬ ڪَرِيمٌ۬ (٤)

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

  1. Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan ta'atlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman."
  2. Sesungguhnya orang-orang yang beriman  ialah mereka yang bila disebut nama Allah  gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.
  3. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.
  4. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia.
12:41 AM | 3 comments | Read More